
RITME KEHIDUPAN
Langkah kehidupan manusia memiliki irama (ritme) tersendiri sebagaimana Tuhan Yang Maha Kuasa tentukan segala hal atas dirinya. mulai dari awal kehidupan di alam fana ini hingga akhir hayatnya bertangga dalam sebuah kias melodi musikal. Serangkaian sayup-sayup kehidupan bertalu dan mengalir sesuai dengan harapan dan keinginannya masing-masing. Keselarasan musik dan lirik bertengger menjadi sebuah lagu yang enak didengar ditelinga manusia dan menjadi nominasi sehingga menjadi sebuah prestasi yang berharga dan berguna bagi pencipta dan orang lain. Begitupun keselarasan antara cipta, karya dan karsa dalam diri manusia mengalir senada dengan denyut nadi yang terus mengalir dalam diri manusia.
Kendatipun begitu tidak semua keselerasan dalam diri manusia tercipta sesuai dengan harapan yang diidam-idamkan sehingga orang lain mampu berkeinginan menghayati dan menikmati irama tersebut. Ketidakselerasan itu berupa ketidaknyamanan dalam kehidupan karena terpaut sebuah kesalahan dalam menyusun lirik dan melodi kehidupan.
Oleh karena itu, dibutuhkan rasa yang tinggi dan penyusunan kata-kata yang indah yang sesuai dengan suasana hati ataupun nada-nada kehidupan.
Sebuah keniscayaan akan merenggut titi nada kehidupan yang dijalani dan direncanakan sebelumnya. Kepercayaan serta keyakinan akan menjalani kehidupan yang diharapkan sangat dibutuhkan guna menuju masa depan yang cerah, indah dan bisa nikmati dengan tenang dan tentram sebagaimana yang diharapkan manusia seluruhnya.
Dari sini, kita bisa tahu dan mengerti bahwa keselarasan atau keseimbangan dalam menyusun ritme kehidupan terutama antara lirik dan irama yang bermelodi keindahan titik-titik nada yang menggetarkan jiwa. Dengan Kata lain, "Keselarasan tata kata dan irama kehidupan adalah sebuah musikal kehidupan yang diharapakan".
Malam jum'at (jum'at pagi) : 19/02/2010. Wawa Farid Wazdi.