Rabu, 11 Agustus 2010

TRI DASA RAMADHAN

Diujung sya'ban yang penuh kebahagiaan, keterikatan antar sesama menyatu dalam satu kesamaan hidup untuk saling merasakan pelbagai rasa kehidupan. keretakan-keretakan yang ada berujung dengan kesempurnaan sebuah ikatan ummat yang membahana. Acap kali salah ucap sandarkan rasa semaunya.
Selendang ini dikibarkan dengan 3 warna rasa ilahi terucap dari lidah sang Nabi. Kasih sayang bertalu diawal dasa hari ramadlan. Garis ini membujur lebih tinggi dan lebih besar, tentunya lebih halus dari sekedar hari-hari hingga kiamat jadi.
dua dasa kemudian garis penghapus titik hitam langkah manusia yang kadang lupa dan salah. terjatuh dan terkulainya manusia dalam titik noda hitam yang semestinya dipinta, tetapi sang ilahi tambahkan rasa manis itu dengan sebuah kelezatan diantara seduhan yang mungkin terasa kurang dalam pengecapan rasa.
Akhirnya diakhir dasa ramadhan sebuah tindak protek dan preventif ilahiyah dari panas dan hembusan hamparan siksa neraka. naluri-naluri ilahiyah terlahir dengan sendirinya dalam titik nominasi dipenghujung ini. seleksi pancaran ilahi disatu malam penuh arti yang cukuplah kepasrahan dari ibadah-ibadah yang akan menuai kebaikan 1000 bulan dari munajat seorang abdi atasNYa. keberkahan yang terus menerus ditebarkan bukan hanya ditanah suci namun disemua penjuru alam.
itulah 3 dasa ramdhan yang penuh hikmah. marhaban ya ramadhan. semoga kunikmati keberkahan angin surgawi dari ketiganya. Amin.